Antara Guru Abad 21, Pendidikan Taman Kanak- Kanak Yang Berada Di Zona Merah,
Dan Kegiatan Belajar Dirumah (BDR)
Septi
Hariani,
Kepala
Sekolah TK. Kusuma Mulya kabupaten Kepahiang
Sebagai warga
yang baik sudah seharusnya kita selalu mentaati peraturan pemerintah, yang
menghimbau, bahwa daerah yang termasuk kategori zona merah harus melaksanakan
pembelajaran jarak jauh(PPJ). Hal ini kita sadari harus kita laksanakan agar
meminimalisir penyebaran wabah Covid-19. Berdasarkan himbauan itu, dunia
pendidikan harus menghadapi realita, bahwa pelaksanaan kegiatan pendidikan
mengalami perubahan bentuk pelaksanaannya, Dimulai dari pendidikan PAUD
hingga Perguruan tinggi akibat
pandemic tatanan kegiatan pendidikan harus merubah proses pembelajaran didunia
pendidikan.
Pembelajaran di tengah pandemic COVID-19 dilaksanakan
melalui system jarak jauh (PJJ). Pembelajaran jarak jauh dilaksanakan dengan
berbagai jenis yakni daring online, luring yang lebih dikenal dengan istilah
belajar dirumah (BDR), istilah ini masih terasa asing bagi beberapa pihak. daring/online ataupun luring dilakukan atau diperhadapkan
pada peserta didik Taman Kanak- kanak. Hal ini dituntut seorang guru untuk
banyak berkreasi, berusaha dengan semaksimal mungkin bagaimana membuat
perencanaan pembelajaran yang mudah sehingga dapat dipahami oleh
orangtua/wali sebagai pendamping sekaligus pelaksana dalam kegiatan
pembelajaran sehingga bisa diterapkan dan terima oleh anak setingkat usia pendidikan
Taman Kmelalui media pembelajaran Vidio yang dikirim melalui group Whatsap
orang tua murid.
Pada kesempatan ini penulis menerapkan system pembelajaran
SAVI, menggunakan media belajar dari lingkungan terdekat, agar anak dapat
memiliki pengalam langsung sehingga kegiatan lebih bermakna. Disini guru
berperan sebagai pembuat/penyusun perencanaan pembelajaran dan orang tua/wali
bertindak sebagai pelaksana kegiatan pembelajaran dan anak bertindak sebagai
subjek pembelajaran. Dalam kegiatan belajar dirumah (BDR) menggunakan system daring
online dan ofline guru memantau kegiatan pembelajaran melalui smart phone dan
laptop yang di menggunakan layanan kelas virtual menggunakan aplikasi Facebook,
You Tube. whatsApp google drive, zoom, dan messenger, sesuai kesepakatan
semua pelaku kegiatan pembelajaran
Syarat melaksanakan kegiatan Belajar dirumah (BDR) secara
daring untuk layanan pendidikan Taman Kanak- kanak hal yang harus ada yaitu
dana untuk memiliki layanan internet yang lancar, memiliki gadget/laptop,
memiliki akun untuk pelaksanaan daring serta kemampuan untuk mengoperasikan
gadged/laptop, orangtua/wali yang memiliki kepedulian terhadap pendampingan
kegiatan Belajar dirumah.
Pada kenyataannya untuk melaksanakan kegiatan Belajar dirumah (BDR)
secara daring banyak hal syarat tidak bisa dipenuhi, sehingga ini menjadi dilema,
mengingat kondisi saat ini termasuk dalam kategori darurat, sebisa mungkin
harus kita laksanakan, meskipun ini sangat bertentangan dengan hati nurani kita
sebagai Guru taman Kanak- kanak. Bagaimana tidak tugas guru disini tidak bisa
dilaksanakan secara keseluruhan secara normal, karena guru dalam melaksanakan
pembelajaran tidak bisa mengamati secara langsung proses kegiatan
pembelajaran anak, dan dalam melakukan penilaian proses ini sungguh sangat
sulit untuk mendapatkan hasil seperti yang diharapkan.
Yang menjadi beban para guru Taman kanak- kanak adalah meski mampu melaksanakan prosedur daring bagaimana jika anak tidak bisa mendapatkan fasilitas dan layanan berdasar standar
pendidikan bagaimana untuk mempersiapkan pendidikan selanjutnya, Tugas guru Taman Kanak-
kanak sebagai pembentuk anak bangsa. Anak harus dibangun sebagai pondasi Negara yang kuat sehingga
bisa ditopang oleh pilar yang kokoh untuk dikonstruksi menjadi bangunan yang indah serta memiliki
atap yang teduh, itu adalah tugas kami, itulah hakekat keinginan guru taman kanak- kanak
menginginkan pandemic ini segera berakhir dan bisa melaksanakan pendidikan
secara tatap muka dengan peserta didik.
|
Friday, July 10, 2020
Antara Guru Abad 21, Pendidikan Taman Kanak- Kanak Yang Berada Di Zona Merah, Dan Kegiatan Belajar Dirumah (BDR)
Subscribe to:
Comments (Atom)
PENERAPAN BUDAYA POSITIF DI TK. KUSUMA MULYA Nama : Septi Hariani,S.Pd.Gr CGP Angkatan : X Kabupaten : Kepahiang S...
