PENERAPAN BUDAYA POSITIF DI TK. KUSUMA MULYA
Nama : Septi Hariani,S.Pd.Gr
CGP Angkatan : X
Kabupaten : Kepahiang
Sekolah Asal : TK. Kusuma Mulya
Kelas : A10.02.REKOGNISI.BBGP SUMUT
Latar Belakang
Tujuan pendidikan KI Hajar Dewantara yaitu menuntun anak
dengan segala kodrat yang ada pada anak-anak agar mereka dapat mencapai
keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun
anggota masyarakat.
Anak diberikan kesempatan untuk mengembangkan minat, bakat
serta potensi sebagai individu yang unik, jadi tugas guru memberikan tuntunan
agar anak tidak kehilangan arah sehingga terciptalah kemerdekaan dalam diri
anak tersebut.
Budaya positif disekolah sangatlah penting untuk
dikembangkan, karena sekolah merupakan bagian tripusat pendidikan, tempat
tumbuh dan berkembangnya karakter anak. salah satu langkah membentuk lingkungan
kelas agar terciptanya budaya positif yaitu dengan membuat kesepakatan kelas,
sehingga anak memiliki keyakinan dan kesadaran akan penerapan disiplin
berdasarkan motivasi internal sehingga memiliki karakter yang kuat sesuai
Profil Pelajar Pancasila.
Tujuan
Aksi Nyata Budaya Positif ini bertujuan untuk menumbuhkan
budaya positif di sekolah dengan meyakini nilai-nilai kebajikan universal serta
menciptakan murid yang merdeka dan mempunyai disiplin kuat sesuai profil
Pelajar Pancasila.
Linimasa Tindakan
Membuat rancangan kegiatan rapat koordinasi internal sekolah.
Melakukan rapat koordinasi dengan para guru untuk melakukan diseminasi
pemahaman materi “budaya Positif” (keyakinan Kelas dan Segitiga Restitusi). Berkoordinasi
dan berkolaborasi dengan wali kelas dan semua guru untuk membuat keyakinan
kelas di masing- masing. Memantau,
merefleksi dan mengevaluasi keyakinan kelas yang telah dibuat
Deskripsi Aksi Nyata
Pada tanggal 21 Mei 2024, CGP Membuat rancangan kegiatan
rapat koordinasi internal sekolah yang dilaksanakan pada tanggal 22 Mei 2024 Melakukan
rapat koordinasi dengan para guru untuk melakukan diseminasi pemahaman materi
“budaya Positif” (keyakinan Kelas dan Segitiga Restitusi). Berkoordinasi dan
berkolaborasi dengan wali kelas dan semua guru untuk membuat keyakinan kelas di
masing- masing. Memantau, merefleksi dan
mengevaluasi keyakinan kelas yang telah, dalam kegiatan ini tim sekolah menyetujuinya,
kemudian CGP Menyusun Langkah-langkah Diseminasi Budaya Positif.
Kegiatan Diseminasi Budaya Positif dilaksanakan pada tanggal
25 Mei 2024, yang dihadiri oleh Kepala Sekolah dan guru, dalam hal ini Kepala
sekolah dan dewan guru sangat mendukung pogram dan memulai penanam Budaya
Positif disekolah.
Hasil dari Aksi Nyata
kegiatan Aksi Nyata yang telah dilakukan oleh CGP
menghasilkan tumbuhnya pemahaman warga di sekolah mengenai penerapan Budaya
Positif dan mulai diterapkannya Budaya Positif di sekolah, serta dalam
penyusunan keyakinan kelas dan restitusi.
Tolak Ukur
Siswa dapat melaksanakan keyakinan kelas yang telah
disepakati bersama dengan kesadaran diri dan penuh tanggung jawab. Serta
terwujudnya kebiasan-kebiasaan yang baik dalam diri siswa sehingga tercermin
karakter Profil Pelajar Pancasila
Rencana Perbaikan
Mengevaluasi kesepakatan kelas yang telah dibuat
secara berkala. Menempatkan diri pada posisi control manager secara
konsisten dan berkelanjutan. Menerapkan segitiga restitusi pada setiap masalah
yang ada. Berkolaborasi dengan semua pihak demi terwujudnya Budaya positif
Penutup
Harapan saya semoga penerapan Budaya positif dapat terwujud,
baik dilingkungan sekolah, dirumah maupun dilingkungan masyarakat.
Ini adalah video desiminasi budaya positif yang saya lakukan
di di room virtual menggunakan Gmeet dengan para peserta anggota kelompok
belajar GA 21 PAUD Kabupaten Kepahiang
