Saturday, June 1, 2024

 PENERAPAN BUDAYA POSITIF DI TK. KUSUMA MULYA

Nama               : Septi Hariani,S.Pd.Gr

CGP Angkatan : X
Kabupaten        : Kepahiang
Sekolah Asal    : TK. Kusuma Mulya

Kelas                : A10.02.REKOGNISI.BBGP SUMUT

Latar Belakang

Tujuan pendidikan KI Hajar Dewantara yaitu menuntun anak dengan segala kodrat yang ada pada anak-anak agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun anggota masyarakat.

Anak diberikan kesempatan untuk mengembangkan minat, bakat serta potensi sebagai individu yang unik, jadi tugas guru memberikan tuntunan agar anak tidak kehilangan arah sehingga terciptalah kemerdekaan dalam diri anak tersebut.

Budaya positif disekolah sangatlah penting untuk dikembangkan, karena sekolah merupakan bagian tripusat pendidikan, tempat tumbuh dan berkembangnya karakter anak. salah satu langkah membentuk lingkungan kelas agar terciptanya budaya positif yaitu dengan membuat kesepakatan kelas, sehingga anak memiliki keyakinan dan kesadaran akan penerapan disiplin berdasarkan motivasi internal sehingga memiliki karakter yang kuat sesuai Profil Pelajar Pancasila.

Tujuan

Aksi Nyata Budaya Positif ini bertujuan untuk menumbuhkan budaya positif di sekolah dengan meyakini nilai-nilai kebajikan universal serta menciptakan murid yang merdeka dan mempunyai disiplin kuat sesuai profil Pelajar Pancasila.

Linimasa Tindakan

Membuat rancangan kegiatan rapat koordinasi internal sekolah. Melakukan rapat koordinasi dengan para guru untuk melakukan diseminasi pemahaman materi “budaya Positif” (keyakinan Kelas dan Segitiga Restitusi). Berkoordinasi dan berkolaborasi dengan wali kelas dan semua guru untuk membuat keyakinan kelas di masing- masing.  Memantau, merefleksi dan mengevaluasi keyakinan kelas yang telah dibuat

Deskripsi Aksi Nyata

Pada tanggal 21 Mei 2024, CGP Membuat rancangan kegiatan rapat koordinasi internal sekolah yang dilaksanakan pada tanggal 22 Mei 2024 Melakukan rapat koordinasi dengan para guru untuk melakukan diseminasi pemahaman materi “budaya Positif” (keyakinan Kelas dan Segitiga Restitusi). Berkoordinasi dan berkolaborasi dengan wali kelas dan semua guru untuk membuat keyakinan kelas di masing- masing.  Memantau, merefleksi dan mengevaluasi keyakinan kelas yang telah, dalam kegiatan ini tim sekolah menyetujuinya, kemudian CGP Menyusun Langkah-langkah Diseminasi Budaya Positif.

Kegiatan Diseminasi Budaya Positif dilaksanakan pada tanggal 25 Mei 2024, yang dihadiri oleh Kepala Sekolah dan guru, dalam hal ini Kepala sekolah dan dewan guru sangat mendukung pogram dan memulai penanam Budaya Positif disekolah.

Hasil dari Aksi Nyata

kegiatan Aksi Nyata yang telah dilakukan oleh CGP menghasilkan tumbuhnya pemahaman warga di sekolah mengenai penerapan Budaya Positif dan mulai diterapkannya Budaya Positif di sekolah, serta dalam penyusunan keyakinan kelas dan restitusi.

Tolak Ukur

Siswa dapat melaksanakan keyakinan kelas yang telah disepakati bersama dengan kesadaran diri dan penuh tanggung jawab. Serta terwujudnya kebiasan-kebiasaan yang baik dalam diri siswa sehingga tercermin karakter Profil Pelajar Pancasila

Rencana Perbaikan

Mengevaluasi kesepakatan kelas yang telah dibuat secara  berkala. Menempatkan diri pada posisi control manager secara konsisten dan berkelanjutan. Menerapkan segitiga restitusi pada setiap masalah yang ada. Berkolaborasi dengan semua pihak demi terwujudnya Budaya positif

Penutup

Harapan saya semoga penerapan Budaya positif dapat terwujud, baik dilingkungan sekolah, dirumah maupun dilingkungan masyarakat.

Ini adalah video desiminasi budaya positif yang saya lakukan di di room virtual menggunakan Gmeet dengan para peserta anggota kelompok belajar GA 21 PAUD Kabupaten Kepahiang

Link kegiatan Desiminasi: https://www.youtube.com/watch?v=mx8BM5T4yOU&t=102s

No comments:

Post a Comment

  PENERAPAN BUDAYA POSITIF DI TK. KUSUMA MULYA Nama               : Septi Hariani,S.Pd.Gr CGP Angkatan : X Kabupaten        : Kepahiang S...